sedih banget ketika seseorang yg kita sayangi membohongi kita.
Sebenernya aku tidak pernah mempersalahkan teman-temanku yg meminta bantuanku. Selama aku bisa membantu pasti akan aku bantu Dan terkadang sampai aku mengorbankan kepentinganku sendiri. Itu semua aku lakukan karena aku menyayangi mereka. Tapi aku paling tidak suka jika itu semua di bumbui dengan kebohongan. Mungkin mulai saat Ini aku harus bisa berkata "TIDAK" agar tidak Ada lagi orang yang membuatku kecewa.
Kekecewaanku Ini mungkin adalah sebuah akumulasi dari sekian banyak Hal buruk yang aku dapat Dan di saat aku memerlukan dukungan atas permasalahan tapi mereka yang aku harapkan sama sekali tidak peka Dan aku pun harus memberi tau mereka terlebih dahulu.
Aku bukanlah orang yang mudah untuk meminta bantuan dari orang lain. Selama aku bisa pasti akan selalu aku lakukan sendiri walaupun hasilnya tidak begitu maksimal. Bagiku seseorang itu harus bisa berdiri di bawah kakinya sendiri karena tidak Ada yg dapat menolong diri kita selain kita sendiri Dan Allah swt.
Kekesalanku pun akhirnya memuncak ketika pergi bermain bersama teman-teman untuk melihat konser di malioboro. Demi sahabatku (sebut saja Mr. A) , aku rela mengerjakan tugas temanku Mrs. P agar P dapat pergi bermain bersama. Tapi apa yang aku dapatkan adalah kebohongan bahwa ternyata di saat aku mengerjakan tugas Mrs. P, dia malah sedang asyik bermain dengan teman barunya. Sakit rasanya mendengar Hal itu Dan dia pun tidak meminta maaf secara langsung ketika bertemu denganku. Tapi aku tidak marah Dan mencoba untuk berbesar hati memerimanya. Sebenarnya yang aku kasihanni adalah sahabatku Mr. A yang harus melihat orang yang disayanginya bersama orang lain.
Selanjutnya peristiwa yang lain pun berlanjut ketika Mr. D Dan Mrs. P ingin melihat film padahal aku, Mr. A, Mr. P dll malas untuk menonton karena kita sedang tidak punya uang. Akhirnya keputusan pun di ambil Dan kita semua memutuskan untuk nongkrong di code. Tetapi ketika kita sudah menuju lokasi lagi-lagi peristiwa tidak menyenangkam pun terjadi. Mr. D Dan Mrs. P tidak kunjung muncul Dan kita pun tetap terus menunggu. Ketika di coba untuk di hubungi mereka berkata bahwa jalanan sedang macet Dan dengan bodohnya kita percaya. Akhirnya sambil menunggu mereka berdua salah satu teman memberikan ide untuk menonton film demi kedua orang tersebut. Temanku Mr. P pun mencoba menghubungi teman-temannya yang memiliki member Dan alhamdullillah akhirnya kita pun mendapatkannya. Setelah itu dua orang teman si Mr. A Dan Mr. P pun membooking tmpt sedangkan aku Dan dua orang lain Mr. F Dan Mr. G sedang bingung karena tersesat.
Setelah kebingunggan dari masing-masing personil (sebut saja begitu) kita pun akhirnya berkumpul di tempat nonton. Tetapi setelah kita menunggu lama si Mr. D Dan Mrs. P tidak kunjung datang, ketika Mrs. P coba dihubungi HP nya non aktif Dan aku pun berinisiatif mencoba menghubungi Mr. D tetapi jawabannya tidak seperti yang aku harapkan. Seharusnya ketika seseorang bertanya secara baik-baik ke orang yg memiliki salah, harusnya orang tersebut menjawab dengan Tutur kata yang baik pula tapi apa yang aku dapat?? Mr. D malah berkata dengan kata-kata Dan NAda yang menurut aku menyakitkan hati. Langsung saja tanpa berfikiran panjang aku langsung menutup teleponnya.
Disaat kita sudah lama menunggu mereka berdua akhirnya mereka pun muncul juga. Sebenarnya kita berharap mereka akan datang dengan wajah menyesal Dan meminta maaf Tapi semuanya di luar dugaan. Mereka dengan bangganya tersenyum Dan memberitahu bahwa mereka terlambat karena menonton konser. Dimana otak mereka Dan dimana rasa malu Dan penyesalan atas kebohongan mereka. aku sungguh kecewa berat dengan mereka, tapi aku masih berharap Ada sedikit kepekaan di hati mereka dalam masalah Ini.
Beberapa saat aku menunggu permintaan maaf dari mereka tapi hanya kekecewaan yang aku dapatkan.
Aku sudah muak dengan tingkah laku mereka Dan ketika aku berkata ke Mr. A untuk memberitahu kesalahan mereka berdua tetapi Mr. A melarangku melakukannya. Tapi jujur aku tidak tahan jika hanya berdiam diri saja melihat Hal itu.
Dengan tidak banyak bicara akhirnya aku pun mendatangi mereka berdua Dan mengatakan apa yang sebenarnya aku rasakan. Mrs. P Dan Mr. D pun akhirnya meminta maaf ke Mr. A. Mrs. P juga meminta maaf ke aku walaupun harus aku dulu yang meminta.
Tapi yang membuatku kecewa adalah Mr. D tidak meminta maaf ke aku Dan malah terkesan dia yang marah ke aku.
Aku baru menyadari bahwa dia suka berbohong Dan keras kepala untuk mengakui kesalahannya.
Orang tidak akan menjadi rendah karena meminta maaf atas kesalahannya Dan aku pun tidak berharqp banyak dia akan meminta maaf tapi paling tidak tunjukkanlah rasa bersalahmu.
Banyak teman-teman yang berkata bahwa dia bersikap sombong Dan menganggap orang lain tidak Ada apa-apanya sebab dia berasal dari Jakarta. So what??
Aku tidak peduli dari Mana dia. Karena justru orang daerah memiliki attitude yang lebih baik dari orang yang mengaku dirinya orang kota. Manusia dihargai karena apa yg dia lakukan bukan karena Dari Mana dia berasal.
Sungguh aku sangat kecewa dengan Mr. D walaupun aku menyayanginya. Mungkin dengan Ini Allah mengingatkanku bahwa dia bukanlah yang terbaik untukku karena wanita baik akan mendapatkan laki-laki yang baik pula.
Kebohongan tetaplah kebohongan dan akuilah kesalahanmu dengan kesatria ketika kamu berbuat salah. Dan jangan kecewakan orang-orang yang menyayangimu karena tanpa orang-orang yang menyayangimu kamu tidak akan berarti apa-apa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar